- buat lengkungan pada tutup panci menjadi menipis dengan cara di pukul memakai martil
- lubangi tutup panci tersebut agar ada tempat menaruh lnb
- kemudian pasang di bawah backet / dudukan lnb
INDONESIAKU MERAH PUTIH
Jumat, 24 April 2015
Kamis, 16 April 2015
TUTORIAL MODELING BLENDER
TUTORIAL
MODELING MENGGUNAKAN BLENDER
A.
Modeling karakter.
Yang perlu
menjadi catatan saya adalah, didalam tutorial ini saya tidak akan membahas lagi
teknik dasar menggunakan software blender karena tutorial dasar tersebut sudah
sering saya bahas di tutorial-tutorial yang lain. Atau teman-teman bisa gunakan
untuk memandu teman-teman yang ingin belajar dasar-dsar software blender.
Shortcut, navigasi viewport, dasar edit mode, dll tidak akan saya bahas lagi
disini.
1. Gunakan
objek Cube yang sudah ada
2. Potong
menjadi dua secara vertikal di tengah
3.Aktifkan 4
buah vertex samping. lihat gambar. tekan X, dan delete verteces
Lalu berikan
modifikasi mirror pada sumbu x (atau y) untuk untuk menjadikannya kembali objek
kotak yang utuh
4. Potong
menjadi dua secara horizontal
5. Atur
bagian bawahnya seperti pada gambar berikut
6. Extrude
face bagian bawah untuk membuat bagian paha
7. Potong
menjadi dua bagian
8. Extrude
lagi untuk membuat bagian lutut dan bawah kaki
9. Dari view
samping (left/front) silahkan atur betuknya agar jelas mana bagian depan dan
belakang karakter. Seperti pada gambar, panah menunjukkan bagian depannya
10. Extrude
lagi untuk membuat pergelangan kaki
11. Extrude
face untuk membuat telapak kaki
12. Atur
posisi edge telapak kaki
13. Untuk
bagian atas. Potong lagi secara horizontal
14.
Miringkan face
15. Extrude
face seperti pada gambar
16. Extrude
lagi face bagian bawah untuk membuat lengan atas
17. Extrude
lagi untuk membuat lengan bawah
18. Potong
menjadi dua bagian
19. Jauhkan
jarak antara tangan dengan badan. Gunakan pivot point 3d cursor untuk
memudahkan rotasi tangan
20. Extrude
face lengan bawah
21. Rotasi
tangan untuk membentuk tangan yang memutar. Lihat gambar. Pada dasarnya tangan
kita juga berputar seperti itu
22. Potong
face menjadi beberapa. Lihat gambar. Hal ini dilakukan untuk membuat objek
menjadi lebih halus
23. Potong
juga/tambahkan edge bagian kaki
24. Nyalakan
smooth pada tools (T)
25. Atur
semua vertex agar objek badan menjadi melingkar. Tidak boleh ada bagian yang
menyudut lagi seperti robot
26. Oke, ini
adalah hasil akhirnya setelah bagian pinggir-pinggir objek di geser/dibuat
melingkar.
27. Tambahkan
modifikasi SUB DIV SURFACE
28.
Tambahkan nilai subdivision menjadi 2 atau 3 agar terlihat halus
29. Rotasi
lagi posisi tangan agar datar secara horizontal. Hal ini untuk mempermudah
pembuatan jari-jari tangan
30. Pada
ujung tangan, face samping didatarkan
31. Lalu
extrude pada face samping kanan dan kiri
32. Bentuk
menjadi seperti pada gambar berikut
33.
Tambahkan face lagi/extrude. Lalu bentuk agak melingkar (tampak atas)
34. Ini
gambar tampak perspektifnya
35. Oke
sekarang kita akan membuat jari-jarinya. Extrude salah satu face
36. Lalu
extrude lagi, dan seterusnya sesuai dengan ruas jari kita. lalu bentuk menjadi
seperti pada gambar
37. Setelah
selesai, lalu seleksi semua face jari dan duplikat untuk mempermudah pembuatan
jari berikutnya
38. Delete
Face pada pangkal jari
39.
Merge/gabungkan vertex
40. Nah
gabungkan semua vertexnya seperti pada gambar
41. Face
untuk membuat jempol
42. Extrude
dan atur bentuknya
43. Nah ini
dia jadinya jari jempol
44. Sekarang
posisikan kembali tangan kebawah
45. Untuk
telapak kaki, potong menjadi dua bagian
46. Lalu
bentuk seperti pada gambar untuk membuat jari-jarinya
47. Extrude,
extrude
48.
Tambahkan edge di kaki untuk membuat satu jari kaki lagi
49. Duplikat
jari kaki untuk mempermudah pembutan jari kaki lainnya. Lakukan seperti pada
jari tangan
50.
Tambahkan segmen untuk bagian perut. Anda juga bisa menambahkan segemen-segmen
lainnya kalau perlu. Sampai disini anda bisa melakukan improvisasi bentuk
sesuai keinginan. Yang penting tetap rapi dan berhati-hati dalam menambahkannya
51. Face
untuk leher
52. Extrude
untuk leher
53. Extrude
lagi untuk kepala
54. Ini
tampak perspektifnya
55. Extrude
untuk wajah
56. Sekarang
atur posisi vertex agar bentuk kepala tidak kotak
57. Nah ini
bentuk jadinya
58. Sampai
disini saya harapkan teman-teman sudah bisa meneruskan sendiri ketahap yang
lebih tinggi. Kalau masih bingung, maka teman-teman saya harapkan menggunakan DVD
tutorial blender complete #2 yang saya buat. Isinya khusus tentang modeling
karakter secara detail, termasuk juga membuat detail wajah, texturing kulit dan
membutan tulang/rigging. Silahkan di order
B.
Material
Untuk
pengaplikasikan material saya tidak akan membahas terlalu detail. Hanya dasar
sekali, yaitu membedakan warna kulit dengan pakaian. Untuk mempelajari yang
lebih detail sekali lagi teman-teman bisa menggunakan DVD
tutorial blender complete #2. Klik disini untuk mengetahui detail isi DVDnya. Oke kita mulai saja
1. Buka tab
material (bergambar bola)
2. Lalu
berikan nama “Kulit” pada kolom nama
3. Pada
kolom warna putih diffuse anda ganti dengan warna kulit (coklat muda). Kurangi
juga nilai intensity pada specular (kilau)
4. Oke
sekarang objek manusia sudah berubah menjadi warna coklat
5.
Selanjutnya masuk ke edit mode dan seleksi face untuk baju
6. Buat slot
material baru, lalu beri nama “baju” dan ganti warna sesuai keinginan, klik
assign untuk mengaplikasikan ke face yang diseleksi
7. Lakukan
juga untuk objek celana
8. Buat
material slot baru untuk celana
9. Yap,
inilah bentuk akhirnya
C.
Rigging
Teknik
ringging tulang berikut ini juga saya sampaikan dengan teknis yang sangat
sederhana. Untuk mempelajari teknik rigging yang lebih kompleks teman-teman
bisa menggunakan
DVD tutorial blender complete #2 atau tutorial mike monster
university yang bisa
didapatkan bila membeli
paket ekonomis tutorial blender. Disana saya memberikan teknik rigging yang lebih
detail dan kompleks. Oke kita mulai untuk rigging kali ini:
1.
Klik File > user preferences

4. Sekarang buat di 3D view. Pastikan dulu bahwa 3D cursor tepat di pusat grid. Gunakan SHIFT+C untuk mereset 3D cusor, lalu buat objek HUMAN armature

13. Pada kolom RIGIFY BUTTONS anda klik GENERATE untuk membuat chain/helpers. Tunggu sebentar, maka akan muncul objek helpers

14. Sekarang aktifkan objek mesh manusia, lalu tekan SHIFT pada keyboard, dan klik pada helpers tulang

16. Dan pilih WITH AUTOMATIC WEIGHTS
17. Oke sekarang proses penggabungan antara tulang dengan mesh objek sudah selesai. Sekarang kita masuk ke POSE MODE.

18. Lalu kita coba gerakkan (klik G) pada salah satu objek helpers untuk membuktikan bahwa proses rigging sudah berhasil


19. Bila mengalami kegagalan maka proses berikutnya adalah mengatur weight secara manual. Dan ini tidak saya terangkan disini. Anda bisa cek didalam tutorial DVD blender complete #2
20. Selesai
D.
Animasi
Untuk bisa
membuat animasi anda harus menguasai beberapa keilmuan, antara lain: prinsip
animasi dan juga teknis didalam software. Khusus untuk prinsip animasi anda
harus mempelajarinya dan juga mempraktekkannya. Karena tanpa adanya praktek
maka teori prinsip animasi tidak akan pernah anda kuasai. Oke sekarang kita
mulai
1.
Buka tab object data yang bergambar tulang manusia, dan masuk ke rool out
POSE LIBRARY.

2. Disini kita akan menggunakan pose library untuk menyimpan beberapa pose yang akan kita gunakan saat membuat animasi.
3. Sekarang aturlah pose karakter sesuai keinginan kita. tapi kali ini kita akan membuat pose rileks, yaitu posisi tangan menempel pada paha.

4. Bila sudah selesai membuat pose rileks, maka saatnya kita seleksi semua helpers/klik A untuk menyeleksi semua

9. Untuk membuat animasi, kita akan menggunakan jendela DOPE SHEET. Ubah jendela timeline menjadi DOPE SHEET.
10. Pada frame pertama (1), seleksi semua helpers (A), lalu klik “i”, dan pilih LOC-ROT, yang artinya kita akan membuat keyframe untuk posisi dan rotasi pose tersebut di frame 1

11. Lalu pada frame berikutnya, kita load library gerakan yang lain, dan buat keyframe lagi dengan menggunakan insert keyframe (i)

13. Sebenarnya disini kita memerlukan ilmu pengaturan waktu (timming) pada prinsip animasi. Tapi saya tidak akan bahas di tutorial kali ini. Untuk pengaturan timing sebaiknya anda latihan terus dan juga perbanyak melihat referensi video dan animasi agar gerakan yang anda buat bisa baik timmingnya

14. Untuk bisa melihat alur pergerakan sebuah objek yang di animasikan maka anda perlu menggunakan fasilitas motion path yang ada di tools
E.
Render
Nah bagian
akhir dari rangkaian tutorial ini adalah proses rendering. Disini saya akan
merender dengan cara yang sederhana saja dan menggunakan enggine render
internal/klasik, yaitu blender render. Kalau anda ingin merender dengan
menggunakan enggine cycles render maka anda perlu melihat dvd
tutorial blender complete #2 dan #3. Disana saya mengajarkan cara
merender dengan menggunakan cycles render dan juga node compositor.
1.
Atur posisi kamera sehingga semua objek masuk kedalam frame kamera.
Aktifkan kamera, lalu klik N, dan nyalakan LOCK CAMERA TO VIEW yang ada di
rollout VIEW

3. Setelah sesuai dengan yang kita inginkan, maka sekarang atur pencahayaan dan juga bayangan.
4. Lalu untuk menyimpan hasil akhir kita perlu mengisi OUTPUT penyimpanan di tab RENDER . isikan nama file dan letakkan di folder mana anda akan menyimpannya

5. Lalu tentukan jenis format file. Misalnya AVI, MOV, dll
6. Masih pada tab render, anda atur ukuran frame dan juga durasi yang akan di render

7. Lalu klik ANIMATION untuk memulai proses render.
8. Tunggu sampai proses render selesai, dan anda bisa melihat hasil rendernya.
9. finish
Langganan:
Komentar (Atom)




















































































